Kick Off Program Budidaya Sacha Inchi di Keuskupan Labuan Bajo

Share :

Pengentasan Stunting dan Human Trafficking

Tahun 2025, dalam semangat Kasih Kristiani, Keuskupan Labuan Bajo (KLB) dan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) membangun komitmen bersama: Pengentasan Stunting dan Human Trafficking di wilayah Keuskupan Labuan Bajo. Salah satu program yang dipandang efektif untuk mewujudkan program ini adalah Budidaya Kacang Sacha Inchi (SI)

Mengapa SI?

SI memiliki beberapa keunggulan:

  1. Kandungan Nutrisi SI sangat tinggi. SI kaya akan Asam Lemak Omega, terutama Omega-3, Omega-6, dan Omega-9. Kandungan Omega-3 dalam SI mencapai 45-53% dari total kandungan lemak, sedangkan omega-6 sekitar 34-39%, dan omega-9 sekitar 6-10%. Rasio Omega-6 dan Omega-3 dalam Sacha Inchi hampir seimbang, yaitu sekitar 1 : 1 yang sangat ideal untuk tubuh dalam memerangi peradangan kronis. Omega-3 dalam SI juga dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan jantung, otak, dan kulit.
  2. SI bisa tumbuh pada ketinggian 50 – 1.800 dpl.
  3. Panen Pertama SI pada usia 6 – 8 bulan sesudah tanam.
  4. SI berbuah sepanjang tahun (tidak mengenal musim).
  5. Usia Hidup SI berkisar 10 – 20 tahun
  6. SI relatif tahan terhadap hama.
  7. SI bertahan hidup pada musim kemarau.
  8. Bunga SI kaya akan nektar: sumber madu bagi lebah, sehingga usaha sampingan budidaya SI adalah ternak lebah.

Program Budidaya SI di Paroki St. Kristoforus Waning

Paroki St. Kristoforus Waning mulai mengembangkan SI dalam skala kecil sejak bulan April 2025. Penggerak utama budidaya SI di paroki Waning adalah dua Kelompok Tani (Poktan) Organik dampingan Sie PSE Paroki. Satu Poktan dewasa dan satu Poktan OMK.
Dua Kelompok ini dengan setia mengikuti berbagai kegiatan, al: 1) Pembuatan Eco Enzyme, Jadam dan Biosaka (input pertanian organik; 2) Kegiatan Edukasi dan Arahan dari Komisi PSE Keuskupan Labuan Bajo dan Team Pemberdayaan KAJ. Kesetiaan mereka mengikuti berbagai kegiatan dan arahan berbagai pihak menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan program ini.

Lokasi pengembangan awal SI – atas kesepakatan bersama Pastor Paroki dan DPP dan DKP – Waning adalah lahan paroki Waning. Lahan Paroki menjadi pilihan pilot project dengan pertimbangan:

  1. Memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produtif.
  2. Perawatan SI mendapat perhatian serius.
  3. Lahan Paroki menjadi Bank Benih SI bagi umat paroki.

Kick Off SI di Keuskupan Labuan Bajo

Kegiatan Kick Off program Pengembangan SI di Keuskupan Labuan Bajo secara resmi dilaksanakan pada Hari Raya Kabar Sukacita, Rabu, 25 Maret 2026 dan berakhir Kamis, 26 Maret 2026 Pekan V Prapaskah dan berlangsung secara maraton pada tiga tempat: Paroki Hati Kudus Yesus – Lando, Paroki St. Nikolaus – Pacar dan Paroki St. Kristoforus – Waning.

Hadir dalam kegiatan ini:

  1. Team Keuskupan Agung Jakarta: RD. Samuel Pangestu (Vikjen KAJ)
  2. Team Keuskupan Labuan Bajo di wakili Oleh ; RD. Sony Selatan (Pastor Paroki Lando); RD. Agus Agung (Vicaris Parokial Lando); P. Vincent Bembot; RD. Robert Pelita (Pastor Paroki Waning); Ketua Sie PSE Paroki Lando; Ketua Sie Paroki Pacar mewakili RD. Didimus Mbembo (Pastor Paroki Pacar); Ketua Sie PSE Paroki Waning.
  3. Team National Geographic: Ibu Greeny; Mr. John dan Mis. Angi
  4. Anggota Poktan Organik 3 paroki sebanyak 60 orang.

Dalam arahannya, RD. Samuel (Vikjend KAJ) menyampaikan bahwa sasaran pertama program ini bukan pertama-tama keuntungan finansial melainkan pemenuhan gizi bagi keluarga dan masyarakat. Ketika umat/masyarakat kita mendapat asupan gizi yang memadai, kemudian sehat dan cerdas maka kita akan memiliki SDM yang berkualitas. SDM yang berkualitas merupakan syarat utama kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan. Demikian beliau menutupi seluruh rangkaian kegiatan Kick Off Budidaya SI ini.

Laporan: Fransiskus Bela’ang dan Ryan Suryanto (Sie Komsos, Dokumentasi dan Publikasi Paroki St. Kristoforus – Waning)


Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *